Hantam Persela, Madura United Naik ke Puncak Klasemen Liga 1

0
55

OnBerita – Madura United bermain cemerlang di pekan pertama Shopee Liga 1 2019. Menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Jumat (17/5/2019), malam WIB, Madura United sukses menyegel kemenangan 5-1.

Gol-gol Madura United disumbang oleh Beto Goncalves (dua gol), Aleksandar Rakic, Slamet Nurcahyo, serta Greg Nwokolo. Kemenangan ini untuk sementara mengantarkan Madura United ke puncak klasemen Liga 1. Mereka unggul selisih gol atas PSS Sleman.

Di pertandingan ini, Persela turun dengan kekuatan terbaik mereka. Ada Eky Taufik, Arif Satrio, Birrul Walidain, dan Lucky Wahyu yang dimainkan oleh Aji Santoso. Tak ketinggalan Alex Dos Santos Goncalves yang langsung diturunkan, ditopang Delvin Rumbino dan Malik Risaldi.

Madura United mengambil keputusan serupa. Lini depan diisi oleh pemain-pemain apik macam Aleksandar Rakic, Beto Goncalves, Andik Vermansah, serta Greg Nwokolo. Lini tengah diisi Zulfiandi dan Guntur Ariyadi, dan komando di lini pertahanan diserahkan pada duet Fandry Imbiri dan Jaimerson.

Di pertandingan ini, Persela turun dengan kekuatan terbaik mereka. Ada Eky Taufik, Arif Satrio, Birrul Walidain, dan Lucky Wahyu yang dimainkan oleh Aji Santoso. Tak ketinggalan Alex Dos Santos Goncalves yang langsung diturunkan, ditopang Delvin Rumbino dan Malik Risaldi.

Madura United mengambil keputusan serupa. Lini depan diisi oleh pemain-pemain apik macam Aleksandar Rakic, Beto Goncalves, Andik Vermansah, serta Greg Nwokolo. Lini tengah diisi Zulfiandi dan Guntur Ariyadi, dan komando di lini pertahanan diserahkan pada duet Fandry Imbiri dan Jaimerson.

Sejak babak pertama dimulai, Persela sebagai tim tuan rumah sebenarnya mampu memberikan tekanan yang apik. Dibalut dengan kondisi Stadion Surajaya yang sudah mengalami renovasi, ‘Laskar Joko Tingkir’ bermain dengan penuh semangat di pertandingan ini.

Menghadapi Persela yang agresif, Madura United mampu bermain lebih cerdas. Mereka memilih untuk bertahan, menelan tekanan dari para pemain Persela, lalu memanfaatkan celah yang ada untuk menyerang balik. Skema ini menghasilkan gol pada menit 13 laga bagi Madura.

Diawali oleh pergerakan apik Greg di sisi kanan pertahanan Persela, ia mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti. Menerima bola dengan bebas, Beto melepaskan diri dari salah seorang bek Persela, lalu melesakkan tembakan yang berbuah gol bagi Madura. Skor berubah 1-0.

Tertinggal, Persela semakin meningkatkan intensitas tekanan ke gawang Madura. Dua sisi sayap mereka mulai lebih aktif membantu serangan, dengan pusatnya berada di area sisi kanan penyerangan. Malik Risaldi menjadi pemain yang acap menggebrak dari sisi kanan ini.

Terus menyerang, gol pun tercipta bagi Persela pada menit 37. Bermula dari tendangan bebas Kei di sisi kiri penyerangan, bola meluncur ke kotak penalti, mengenai kepala Zulfiandi, lalu mendarat di kaki Alex. Tanpa kesulitan, Alex menceploskan bola ke gawang Muhammad Ridho. Skor berubah imbang 1-1.

Madura United tidak tinggal diam. Selain tetap menjaga keseimbangan, mereka juga mencoba untuk meningkatkan kekuatan mereka di lini serang. Andik mulai terlibat dalam setiap serangan ‘Laskar Sape Kerrap’. Buah dari partisipasi Andik dalam serangan ini terlihat pada menit 43.

Mengawali sebuah serangan Madura United, Andik berhasil menerobos ke kotak penalti dan melepas tembakan. Memang tembakan Andik berhasil dihalau kiper Persela, Dian Agus Prasetyo, namun bola mendarat di kaki Beto yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Persela. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan Madura United.

Selang dua menit kemudian, Madura United menambah keunggulan. Sebuah serangan cepat yang dimulai umpan panjang Andik Rendika Rama berhasil sampai ke kaki Andik. Bola kemudian dialirkan kepada Greg, lalu dikirimkan kembali kepada Rakic yang berlari kencang.

Mantan penyerang PS Tira itu pun berhasil membobol gawang Dian Agus yang terlalu cepat maju untuk menjangkau bola. Keunggulan 3-1 untuk Madura United bertahan hingga babak pertama rampung.

Memasuki babak kedua, Persela masih berusaha untuk memperkecil ketertinggalan. Sial bagi Persela, ketika mereka sedang berusaha untuk mengejar, Alex Dos Santos justru mendapatkan kartu merah pada menit 59. Kartu merah ini merupakan buah dari dua kartu kuning yang ia dapat.

Padahal, sebelum Alex terkena kartu merah, Persela sudah memasukkan Hambali Tholib dan Rafael Oliveira untuk menambah daya gedor di lini serang. Keluarnya Alex ini pun langsung memberikan dampak psikologis, yang akhirnya mampu dimanfaatkan oleh Madura United pada menit 62.

Berawal dari terobosan Rendika Rama di sisi kanan pertahanan Persela, ia mengirimkan umpan ke kotak penalti. Umpan mampu diterima oleh Greg, yang tanpa ampun langsung melesakkan bola ke gawang Dian Agus. Skor berubah 4-1 untuk keunggulan Madura United.

Meski sudah unggul jauh, Madura United masih ingin menjaga intensitas tekanan mereka. Slamet Nurcahyo dimasukkan pada menit 70 menggantikan Guntur. Masuknya Slamet ini pun akhirnya membuat serangan tim tetap bertaji.

Beberapa kali kesempatan mereka untuk menambah angka terus hadir. Bergantian Andik, Rakic, Greg, dan Beto memberikan ancaman ke gawang Dian Agus. Gol kembali hadir bagi Madura United pada menit 79. Rendika Rama mengirimkan umpan kepada Rakic. Sedikit melakukan dribel, Rakic lalu mengirimkan bola ke kotak penalti.

Muncul dari lini kedua, Slamet mampu memanfaatkan umpan Rakic tersebut dengan sepakan keras yang membobol gawang Persela. ‘Laskar Sape Kerrap’ semakin unggul jauh di laga ini.

Di sisa waktu sembilan menit laga, Madura United semakin nyaman bermain. Persela sendiri masih berusaha keras memperkecil ketertinggalan. Hambali dan Malik masih menunjukkan niatan untuk mencetak gol ke gawang Madura. Namun, sampai laga usai, skor 5-1 untuk keunggulan Madura United tidak berubah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here