Gula Memiliki Dampak Buruk Bagi Kulit Selain Menyebabkan Obesitas

0
40

Menjaga kecantikan kulit tidak hanya dengan perawatan skincare dari luar namun juga menjaga asupan makanan. Hal ini untuk memancarkan kecantikan dari dalam. Seperti menghindari konsumsi gula dalam jumlah berlebih.

Kebiasaan mengkonsumsi gula berlebihan dikaitkan menjadi salah satu penyebab obesitas. Tidak salah memang, gula menyebabkan lingkar pinggang semakin melebar.

Gula merupakan bahan makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Menjadi hal yang sulit untuk memisahkan gaya hidup dari mengkonsumsi gula. Makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari mengandung gula seperti cake, donat, es krim, cokelat, jus, hingga kopi kekinian.

Gula dapat merusak kolagen yang berada di bawah lapisan kulit. Kolagen merupakan zat dalam tubuh yang membuat kulit lebih kencang. Dengan mengonsumsi gula berlebihan, dapat melemahkan fungsi kolagen sehingga membuat kulit kehilangan elastisitas lebih dini.

Selain itu, konsumsi gula ternyata juga berpengaruh pada kesehatan kulit. Gula sebenarnya merupakan bahan pangan yang bersifat anti-inflamasi jika dikonsumsi dalam takaran yang pas.

Namun, bahan pangan ini bakal menyebabkan peradangan jika dikonsumsi berlebihan. Hal ini juga memicu alergi kulit. Adapun makanan yang tinggi gula dan memicu kenaikan gula darah adalah roti putih, soft drink, salad dressing, permen, dan berbagai jenis kue manis lainnya.

Namun, gula ternyata memberikan dampak tidak baik untuk kulit. Menurut dermatologi Debra Jaliman, The Insider, terlalu banyak mengonsumsi gula memperburuk kondisi kulit. Konsumsi gula berlebih memicu sejumlah penyakit kulit, mulai dari eksim, psoriasis, dan rosacea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here