Efek Mengerikan Jika Tubuh Kekurangan Tidur

0
36

Onberita – Pekerjaan yang menumpuk atau sedang mengalami masalah yang butuh perhatian sering menjadi alasan kita mengabaikan tidur. Nyatanya, kekurangan tidur justru mengundang masalah semakin buruk.

Berikut 7 efek mengerikan dari kekurangan tidur:

  1. Kelelahan

Saat lelah, kamu akan tidur di mana saja. Jika sudah seperti itu, tubuh kamu mengingatkan untuk segera tidur istirahat jangan ditunda-tunda. Otak membutuhkan tidur untuk mengonsolidasikan ingatan dan melatih peristiwa penting, memproses emosi, dan melakukan sedikit pembersihan melalui sistem dalam saraf pusat setelah seharian sibuk bekerja.

2. Perubahan suasana hati

Suasana hati adalah hal pertama yang harus dihadapi saat kurang tidur. Agar jadwal tidur kembali ke normal, coba bangun pada waktu yang sama setiap hari, tidur siang 30 menit dan berolahraga pagi.

3. Berat badan

Ketika kamu kurang tidur, tingkat leptin menurun sehingga mudah lapar dan lebih mungkin untuk makanan berkalori tinggi. Yang artinya ada kemungkinan berat badan naik.

4. Halusinasi

Ketika seseorang kekurangan tidur, kondisi paling mungkin terjadi adalah halusinasi. Misalnya saja membayangkan seperti beda mati berbicara atau bayangan yang mengambil kehidupan mereka sendiri.

5. Penyakit jantung

Salah satu risiko mengerikan dari kekurangan tidur adalah hipertensi (tekanan darah tinggi). Kurang tidur dapat berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit jantung lainnya, seperti serangan jantung dan detak jantung yang tidak teratur.

6. Testosteron rendah dan gairah seks menurun

Dalam satu penelitian kecil, peserta yang tidur lima jam per malam selama seminggu mengalami kekurangan tingkat testosteron dan akan menyebabkan jumlah sperma yang lebih rendah dan mempengaruhi gerak sperma.

7. Respon menjadi lambat

Saat kekurangan tidur, respon kamu akan lebih lambat dari biasanya. Kurang tidur dapat menyebabkan rasa disorientasi. Kita dapat kehilangan jejak, waktu hingga soal tempat.

Jam tidur yang hilang mengurangi kualitas kesehatan lebih besar dari yang disadari. 16 penelitian tidur, menemukan orang yang durasi tidurnya kurang dari 6-8 jam per malam risiko kematiannya meningkat hingga 12 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here