Dugaan Pemerkosaan, Sample DNA Ronaldo Diminta Polisi

0
52
TOPSHOT - Juventus' Portuguese forward Cristiano Ronaldo trains prior to the Italian Serie A football match Udi-nese Calcio vs Juventus FC at the Dacia Arena stadium in Udine on October 6, 2018. (Photo by Miguel MEDINA / AFP)

Polisi Nevada sudah mengajukan permintaan resmi kepada lembaga hukum Italia untuk mendapatkan sample DNA megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo dalam investigasi tuduhan pemerkosaan yang dilakukannya. Ronaldo dituding telah memperkosa wanita Amerika Serikat di Las Vegas, satu dekade silam.

Mengutip Reuters, kasus ini muncul di permukaan pada September 2018 lalu. Seorang wanita bernama Kathryn Mayorga menuntut Ronaldo pada Clark County District Court di Nevada. Perempuan ini menuding Ronaldo telah memperkosa dia di salah satu hotel di Las Vegas pada tahun 2009.

Mayorga mengatakan bahwa Ronaldo telah memberinya uang sebesar 375.000 USD sebagai biaya tutup mulut. Namun, kini Mayorga justru meminta Ronaldo membayar 200.000 USD lagi sebagai biaya ganti rugi dan untuk menghindari keputusan di balik layar.

Wanita ini mengaku pernah dipaksa mendatangani perjanjian tutup mulut oleh spesialis proteksi reputasi personal yang mewakili Ronaldo. Sejak September lalu, kasus ini ternyata semakin meluas.

Ronaldo sendiri sudah bersedia bekerja sama. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini:

Sudah Pernah Dilaporkan

Las Vegas Metropolitan Police Department mengatakan bahwa saat itu, ada laporan insiden yang masuk ke tangan polisi, di duga insiden ini terjadi di malam yang sama dengan tudingan pemerkosaan tersebut, hal inilah yang menyebabkan kasus ini di buka kembali. Polisi sendiri tak berkata bahwa laporan pada tahun 2009 itu sudah pasti merupakan kasus Ronaldo, sebab investigasi masih berjalan.

Penyelidik meminta sample DNA Ronaldo untuk mencocokkan dengan sample lain yang ditemukan pada gaun sang penuduh pada malam itu, yang ternyata gaun itu bukan milik dia sendiri.

Laura Meltzer, juru bicara di Las Vegas polisce mengatakan: “mengambil langkah yang sama dalam kasus ini dengan serangan seksua lainnya untuk memfasilitasi pengambilan bukti DNA. Kami mengkonfirmasi bahwa permintaan resmi telah di ajukan ke lembaga berwenang Italia.”

Jawaban Ronaldo

Menanggapi perkembangan kasus ini, pengacara Ronaldo, Peter Christiansen juga membenarkan pengambilan sample DNA tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Ronaldo mau bersikap kooperatif untuk membantu jalannya penyelidikan.

“Mr. Ronaldo selalu konsisten, sama seperti yang dia lakukan hari ini, bahwa apa yang terjadi di Las Vegas pada 2009 lalu bersifat konsensual, jadi tak mengherankan bahwa DNA akan terlibat, atau bahwa polisi akan mengajukan permintaan standar ini sebagai bagian dari penyelidikan mereka,” ujar Peter.

Melalui perkataan pengacara ini, dapat disimpulkan bahwa Ronaldo mengakui menjalin hubungan dengan Mayorga, tapi dia membantah telah memerkosa wanita tersebut. Hubungan Ronaldo dan Mayorga terjadi berdasarkan kesepakatan dan kerelaan kedua pihak, tanpa unsur pemaksaan dari Ronaldo ataupun Mayorga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here