Ducati Secara Mengejutkan Merilis Skuter Listrik Baru

0
68

OnBerita.com | Perusahaan yang berbasis di Bologna ini, melepas skuter Super Soco CUx dengan harga 2,299 euro atau setara dengan Rp 37 juta. Skuter listrik yang di rilis Ducati bernama CUx.

Tapi setelah di telusuri, motor skuter listrik ini bukan buatan mereka sendiri. Si mungil ini hanya sebagai branding ‘Ducati’. Untuk diketahui, Super Soco merupakan perusahaan Inggris yang punya spesialisasi membuat skuter listrik dan moped.

Berkat kerja sama itu, pada akhirnya Ducati juga menggunakan sebagai sepeda paddock di balapan MotoGP.

Dari segi tampilan, lebih mirip sepeda merek Selis yang kompak. Tapi lampu utama CUx pakai teknologi LED dan panel di tengah berlogo Soco plus Ducati.

Agar makin mirip dengan pabrikan motor balap itu, cat merah khas Ducati dilaburkan berkombinasi abu-abu. Lantaran bentuknya yang kecil, CUx lebih cocok dipakai sendirian.

Posisinya tak terlalu panjang untuk berboncengan. Lalu penopang depan pakai garpu teleskopik atas dan peredam kejut kembar di bagian belakang. Jadi lebih stabil saat dikendarai.

Bagaimana dengan teknologi yang dipasang di skuter listrik tersebut?

Mari kita lihat lebih dekat apa saja yang ditawarkan CUx. Dimulai dengan fitur-fiturnya. Tersedia kamera depan, panel instrumen LCD dengan fitur peredupan otomatis, start tanpa anak kunci, alarm anti-pencurian dan pencahayaan semuanya pakai LED.

Lanjut ke bagian motor penggerak. Super Soco CUx pakai dinamo belakang bikinan Bosch. Perusahaan Jerman ini memang kondang untuk urusan part dan elektrifikasi.

Motor penggerak menghasilkan tenaga 3,7 PS. Dan menurut perusahaan punya torsi maksimal 11,5 Nm. Untuk menghidupkan sistem kelistrikan, dibutuhkan baterai berdaya 1,8 kWh.

Jika Anda ingin mengisinya, perlu waktu 7 jam hingga 8 jam sampai penuh. Saat kapasitas baterai full, CUx menawarkan jangkauan 64 km. Pabrikan juga mengklaim kecepatan tertinggi 45 km/jam.

Perangkat keras pengereman terdiri dari rem cakram depan dan belakang. Keduanya berukuran 180 mm, dengan Electronic Braking System (EBS).

Namun untuk pemasaran, Ducati masih membatasi penjualan skuter CUx ke negara-negara Eropa saja. Ke depan, pabrikan juga mengatakan, mereka bakal serius di bisnis skuter listrik.

Ducati menyatakan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak. Tujuannya, agar makin banyak memberi pengalaman dan juga bisa ekspansi pasar. Tertarik?

Mungkin alternatifnya ada di Selis Eagle Pro yang dilego Rp 10,5 juta di Indonesia. Bentuk sepintas mirip, namun spesifikasinya berbeda.

Ia punya kecepatan maksinal 35 km/jam dengan daya motor 500 watt. Lalu kapasitas baterai 48 volt 12 Ah. Selis ini punya daya jelajah 35 km.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here