Diwarnai Tiga Penalti, Bali United Taklukkan PSS Sleman

0
54

OnBerita – Bali United menyudahi tren tak pernah menang dalam dua laga terakhir. Menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (22/7/2019), ‘Serdadu Tridatu’ menang dengan skor 3-1.

Gol-gol tim tuan rumah tercipta lewat penalti Ilja Spasojevic pada menit ke-17, gol bunuh diri Gufron Ramadhan pada menit ke-34, serta penalti Melvin Plajte pada pengujung pertandingan. Adapun, satu-satunya gol tim tamu diciptakan melalui sepakan penalti Yevhen Bokhashvili pada menit ke-65.

Dengan hasil ini, Bali United mendapat 19 poin dan naik ke urutan kedua. Sementara, PSS tertahan di urutan sebelas dengan raihan 12 angka.

Dengan skema dasar 4-3-3, Bali United menurunkan para pemain terbaiknya pada laga ini. Ada Wawan Hendrawan di posisi kiper, Willian Pacheco di jantung pertahanan, hingga sosok-sosok macam Paulo Sergio dan Ilja Spasojevic di lini tengah dan depan.

Lewat para pemain tersebut, agresivitas adalah hal yang paling tampak sejak menit awal. Berulang kali mereka melancarkan tekanan dan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Pada 15 menit pertama saja, sudah tiga peluang berbahaya yang Bali United ciptakan. Salah satunya adalah yang didapat Spaso pada menit ke-14.

Dalam skema sepak pojok, mantan pemain Bhayangkara FC tersebut mendapat umpan matang dari Fadil Sausu. Spaso sebetulnya berada pada posisi bebas saat itu.

Sayangnya, ia terlihat tak siap sehingga penyelesaiannya masih melambung tipis di atas mistar gawang PSS Sleman. Itu pun dieksekusi menggunakan pahanya. Peluang yang sudah di depan mata pun hilang begitu saja.

Namun, kegagalan itu langsung dibayar tuntas Spaso pada tiga menit berselang. Lewat sepakan penalti, ia mampu menjebol gawang tim tamu. Bali United pun unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, tim tuan rumah tak lantas puas. Berbagai tekanan lain lantas mereka lancarkan, terutama melalui crossing. Beberapa bahkan kembali berujung peluang yang cukup berbahaya.

Salah satunya, lagi-lagi, didapat oleh Spaso pada menit ke-29. Sayangnya, sepakan kaki kanannya kala itu masih mampu ditepis Ega Rizky, kiper PSS. Barulah pada menit ke-35, gol kedua bagi Bali United tercipta.

Adalah Stefano Lilipaly yang menjadi aktornya. Namun, bukan sebagai pencetak gol, melainkan sebagai pemicu terjadinya gol bunuh diri pemain PSS.

Ya, saat itu crossing Lilipaly dari sisi kiri salah diantisipasi oleh Gufron Ramadhan sehingga malah mengarah ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol, PSS berusaha bangkit. Sayangnya, selalu berujung buntu. Mereka memang mampu menciptakan beberapa peluang, misalnya lewat placing Bokhashvili pada menit ke-37. Namun, tak begitu sering.

Tampaknya, ketiadaan Brian Ferreira benar-benar berdampak terhadap permainan tim berjuluk Super Elja tersebut. Lini tengah terlihat kopong sehingga jarang sekali mereka mampu mencapai lini pertahanan Bali United. Terlebih, Haris Tuharea yang diplot menggantikan Brian terlihat tak terbiasa bermain di sana.

Alhasil, babak pertama pun tetap berakhir tanpa sekalipun PSS mencetak gol. Bali United unggul 2-0.

Pada babak kedua, tepatnya pada lima belas menit awal, Bali United masih menguasai jalannya laga. Namun, peluang yang mampu mereka ciptakan tak sebanyak yang terjadi di babak pertama.

PSS, di sisi lain, justru lebih banyak mendapat peluang kali ini. Dua di antaranya melalui sepakan Haris pada menit ke-54 serta sundulan pemain yang sama pada menit ke-62.
Sayangnya, dua peluang tersebut mampu dihalau dengan baik oleh Wawan Hendrawan. Barulah pada menit ke-64, gol yang dinantikan PSS akhirnya tercipta lewat Bokhashvili.

Saat itu, pemain berusia 26 tahun tersebut mencetak gol via sebuah sepakan penalti yang mengecoh Wawan. Skor pun berubah menjadi 1-2.

Pascagol tersebut, keadaan tampak berbalik. PSS seakan mendapat nyawa kedua. Terbukti, mereka terlihat lebih nyaman menguasai bola dan kembali menciptakan beberapa peluang.

Bali United, sementara itu, mulai bermain aman. Dua tumpuan lini serang mereka, yakni Spaso dan Lilipaly, bahkan ditarik keluar jelang memasuki menit ke-80.

Alhasil, laga terasa hambar. Bola lebih banyak melambung di udara dan berputar-putar di lini tengah. Stamina yang mulai terkuras sepertinya menjadi salah satu pengaruh hal tersebut.

Nah, dalam keadaan seperti ini, tiba-tiba saja Bali United kembali mendapat hadiah penalti. Itu terjadi pada menit ke-82 setelah seorang pemain PSS melakukan pelanggaran di dalam kotak enam belas.
Melvin Platje, yang masuk menggantikan Spaso, lantas maju sebagai eksekutor. Tanpa kesulitan, ia mampu mengelabui Ega. 3-1 untuk Bali United.

Pada akhirnya, skor pun tak berubah hingga peluit akhir pertandingan berbunyi. Bali United berhasil mengunci kemenangan tipis 3-1 atas PSS Sleman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here