Beberapa Hari Tidak Ada Kabar, Istri Ifan Seventeen Akhirnya Ditemukan Selamat

0
179

Onberita.com – Tsunami Anyer yang terjadi di sekitar Tanjung Lesung, Banten, dan Lampung telah memakan banyak korban luka-luka dan juga jiwa. Dari kalangan pesohor, Bani Seventeen dan sang manajer Oki Wijaya, serta istri komedian kondang Ade Jigo dilaporkan telah meninggal dunia.

Sementara itu, dua personil dari Seventeen antara lain yakni Hendra dan Andi hingga saat ini masih belum ditemukan. Tidak hanya itu, berdasarkan laporan dari pihak manajemen, istri Ifan Seventeen juga dinyatakan hilang.

Wanita bernama Dylan Sahara ini rupanya menjadi salah satu keluarga yang diajak oleh Ifan di acara gathering PLN tempat ia manggung Sabtu (22/12) malam kemarin. Setelah menghilang cukup lama, kini kabar baik yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga.

1.Dylan Ditemukan Selamat

Onberita.com – Sesuai kabar yang beredar, istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Berita baik ini disebarkan oleh duo penyanyi yang berada dalam satu manajemen dengan Seventeen, Aviwkila.

Melalui Instagram Story mereka, Aviwkila memperlihatkan hasil screenshoot chat Whatsapp-nya dengan pihak Seventeen bernama Achonk. Di sanalah terungkap kalau Dylan sudah ditemukan dalam keadaan selamat.

Dapet kabar dari @hermanandrewbong yang sedang di lokasi. Alhamdulillah istri Ifan selamat,” tulisnya sembari menambahkan emoticon menangis dan prayer emoji.

2.Belum Tahu Posisi Sang Istri

Onberita.com – Tidak hanya itu saja, kabar ini juga dikonfirmasi langsung oleh Ifan Seventeen saat menjalani wawancara live bersama salah satu stasiun televisi. Meski sudah ditemukan selamat, Ifan masih belum bisa bertemu langsung dengan Dylan. Apa alasannya?

Ya alhamdulilah, semuanya sehat. Cuma kabarnya terakhir, istriku selamat. Kabarnya terakhir istriku selamat, seseorang ada lihat. Cuma memang lagi istriku belum diketemuin posisinya di mana. Mohon doanya,” pungkas pria yang berstatus vokalis ini.

3. Upaya Penyelamatan

Onberita.com – Terungkap jika sebenarnya tim SAR sudah bergerak untuk memberikan bantuan, namun evakuasi sulit dilakukan karena kendala akses dan minimnya transportasi. Karena itulah, pihak manajemen mereka berusaha untuk segera ke sana.

Dari semalam tim sudah ada yang berangkat ke lokasi cuma kendala belum bisa dijangkau, akses menuju tempat itu sulit dijangkau karena mungkin orang pada panik dari sana dan tertutup akses ke sana karena bencana itu. Jadi direncanakan sekitar sejam lagi tim kita akan sampai di sana karena anak-anak di situ mengalami trauma dengan keadaan,” Tutup Irfan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here