5 Fakta Nunung Kasus Narkoba, Pakai Kode Perhiasan dan Diajak Suami Berhenti

0
73

OnBerita.com –Dua hari pengembangan kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh tersangka Tri Retno Prayudati atau Nunung, polisi menemukan sejumlah fakta terbaru terkaitnya kasus tersebut.

Diketahui, polisi telah menetapkan tiga tersangka atas kasus penyalahgunaan narkotika tersebut yakni Nunung, suami Nunung atas nama July Jan Sambiran, dan tersangka TB alias HM yang memberikan sabu kepada Nunung.

Berikut 6 fakta terbaru kasus narkoba yang menjerat Nunung berdasarkan pengembangan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

  1. Pola transaksi pembelian sabu melalui jeruji besi pagar rumah

    Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak membicarakan, Nunung selalu bertransaksi narkoba jenis sabu di depan rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
    “Proses pemesanan ini selalu yang aktif memesan ke tersangka TB adalah tersangka NN. Yang selalu modusnya sama, tersangka TB menyerahkan langsung ke rumah tersangka Nunung di Tebet,” kata Calvijn di Polda Metro Jaya, pada Minggu (21/7/2019).
    Saat tiba di depan rumah Nunung, transaksi sabu dilaksanakan di pagar rumah Nunung melalui jeruji pagar rumahnya dan langsung di bayar tunai oleh Nunung. Tersangka TB tidak pernah diizinkan masuk ke dalam rumah Nunung.

  2. Ditangkap setelah pakai sabu

    Nunung sempat mengonsumsi narkoba jenis sabu yang dibelinya dari tersangka TB sebelum di tangkap oleh polisi
    Calvijn membicarakan, saat melakukan transaksi 2 gram sabu di depan rumahnya, Nunung langsung mengonsumsi sabu bersama suaminya.
    Saat digerebek, Nunung dinilai tidak koorperatif karena berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sabu yang baru dibelinya seberat 2 gram dengan harga Rp 2,6 juta ke dalam kloset.

  3. Modus penjualan perhiasan

    Saat diperiksa di Polda Metro Jaya, Nunung dan suaminya mengaku bertransaksi narkoba dengan modus seolah-olah sedang membeli perhiasan dari tersangka TB.
    Pada saat penangkapan TB mengakui awalnya dia menyerahkan perhiasan. Dengan adanya interogasi ada alat-alat terkait narkoba dan sabu seberat 0,36 gram, para tersangka sudah tidak bisa mengelak,” ujar Calvijn.

4. Aktif gunakan sabu sejak 20 tahun lalu
Nunung mengakui sudah mengonsumsi barang haram tersebut sejak 20 tahun lalu. Sementara itu, suaminya menggunakan narkoba sejak 24 tahun lalu

Calvijn membicarakan, saking lamanya, Nunung mengaku sudah tidak ingat lagi berapa lama ia mengonsumsi narkoba.

“Menurut pengakuan Nunung, ia dan suaminya menggunakan narkoba setiap pagi untuk menambah stamina. Nunung juga menakui kerap menggunakan narkoba bersama teman-teman seprofesinya.

5. Suami sempat menasehati untuk berhenti
Nunung di ketahui aktif membeli narkoba dari tersangka TB sejak 5 bulan yang lalu. Sebelum di gerebek oleh polisi, suami Nunung meminta Nunung untuk berhenti mengonsumsi barang haram tersebut.

Calvijn membicarakan, di antara Nunung dan July, Nunung selalu aktif memesan narkoba jenis sabu dan mengajak suaminya untuk ikut memakainya.

Namun, permintaan July untuk berhenti memakai sabu pun kerap tidak dihiraukan Nunung.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu klip sabu-sabu seberat 0.36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu-sabu, 3 buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu-sabu, satu buah sedotan plastik sendok sabu-sabu, satu buah botol larutan cap kaki tiga untuk bong memakai sabu-sabu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here