4 Fakta Tentang Zul Zivilia Yang Jadi Tersangka Kasus Narkoba

0
58

Baru-baru ini, dunia hiburan Tanah Air kembali di hebohkan dengan kasus narkoba yang kini menjerat penyanyi Zul Zivilia. Pria 37 tahun ini di ringkus Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di sebuah apartment di Jakarta Utara.

Nama Zul sendiri mulai di kenal lewat band Zivilia dengan personel Obot, Bayu dan Sarah. Mereka dikenal lewat lagu hits ” Aishiteru ” yang di rilis pada 2009 silam.

Selentingan kasus narkoba ini berawal saat Zul Zivilia tak hadir dalam konsernya di Bone, Sulawesi Selatan, pada Sabtu 2 Maret 2019. Rupanya, ketidakhadiran nya itu lantaran Zul di bekuk polisi sejak 28 Febuari 2019 lalu. Zul Zivilia kini telah menjadi tersangka atas penyalahgunaan narkoba sekaligus menjadi kurir, dan diduga ikut mengedarkan Narkoba jenis sabu tersebut.

Berikut Beberapa Fakta Zul Zivilia yang tersandung kasus narkoba.

Tertangkap Basah

Dlam penangkapannya, polisi mengamankan sabu dan ekstasi dengan jumlah besar dari tangan Zul Zivilia. Selain Zul, polisi membekuk delapan tersangka lainnya pada waktu dan tempat yang berbeda.

Saat diciduk, Zul tengah dalam kondisi membungkus obat terlarang bersama tiga tersangka lainnya, yakni Rian, Andu dan seseorang berinisial D. Berdasarkan hasil tes urine, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan Zul Zivilia positif menggunakan narkoba.

Kurir Narkoba

Selain menjadi pemakai, Zul juga berperan sebagai kurir barang haram tersebut. Kepada polisi, pelantun “Aishiteru” itu mengaku pernah dua kali mengantar narkoba.

“Dia bagian dari jaringan. Ini (narkoba) dia bungkus dan mengantar. Dan mengirimkan termasuk sabu juga,” ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suwondo Nainggolan.

Terancam Hukuman Mati

Zul diduga masuk dalam jaringan pengedar narkoba, terutama karena besarnya jumlah barang bukti yang didapati polisi. Yakni berupa sabu dengan berat 9,5 kilogram dan ekstasi 24 ribu butir. Hal ini membuatnya dikenakan dua pasal sekaligus dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Dia dikenakan pasal 114, 112 tahun 2009 tentang narkoba. Itu hukumannya mati, seumur hidup, atau 20 tahun, tergantung pengadilan,” ucap Kombes Pol Suwondo Nainggolan.

Polisi Buru Bandar Besar

Dalam kasus narkoba yang melibatkan Zul, polisi masih berupaya mengejar penyuplai sabu dan ekstasi yang ditemukan dari tangan Zul. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono telah mengungkap bandar besar tersebut memiliki inisial C.

Hingga saat ini, pemasok narkoba Zul masih dalam pengejaran. Meski begitu, polisi telah mengetahui keberadaan C.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here