Strategi Politik Yang Dilakukan Tim Buzzer

0
25

Onberita – Penghasilan kecil tim buzzer tak lebih dari Upah Minimum Regional tidak menutup kemungkinan untuk menambah penghasilan.

Tim buzzer awalnya merupakan strategi marketing untuk mempromosikan sebuah produk lewat media sosial. Namun, seiring berjalannya waktu, tim buzzer juga digunakan untuk mempromosikan isu atau wacana politik untuk mendongkrak elektabilitas atau popularitas tokoh.

Mantan buzzer Rahaja Baraha mengaku bahwa dia mampu mengantongi Rp 7juta setiap bulannya saat pilkada DKI Jakarta 2017. Saat itu organisasi buzzer-nya direkrut oleh sebuah partai, kemudian ia berperan sebagai koordinator yang mengepalai tim kecil berjumlah 10 orang.

“Saya sudah 1,5 tahun berkecimpung di dunia konsultan politik seperti ini. Dari tahun 2016 awal sampai tahun 2017 tengah, sampai, sampai pilkada usai,” ujar Rahaja saat ditemui oleh tim onberita.com.

Berbeda dengan dirinya, anggota tim yang dia miliki hanya mengantongi gaji sesuai dengan UMR Jakarta pada tahun 2017 sebesar Rp 3,3 juta. Gaji ini dinilai cukup menarik bagi kalangan tertentu karena sebagian besar tim buzzer ini masih duduk di bangku kuliah.

“Semua tim saya UMR Jakarta Rp 3,3 juta sekian. Kalau saya sendiri hampir Rp 7juta. Uang segitu karena saya koordinator di tim itu,” kata Rahaja.

Parta-partai tersebut memiliki tim besar, Rahaja mengatakan tim besar berjumlah 100 orang. Jumlah tersebut baru dari satu partai saja, tentunya minimal dalam satu koalisi ada tiga sampai empat partai. Ia mengatakan jumlah tim buzzer tergantung pada kantong setiap partai. Artinya jumlah buzzer bisa lebih besar atau lebih kecil. Mari kita mulai berhitung secara kasar jika dikalkulasikan, artinya setiap pasangan calon didukung oleh lebih dari 400 orang buzzer.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG) Ronaldi Camil mengatakan terdapat nilai transaksi agensi buzzer sebesar Rp 3 miliar untuk satu calon pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sangat besar keuntungan yang bisa didapatkan oleh tim buzzer, hanya dalam satu pasangan calon mereka dapat mengantongkan Rp 3 miliar. Dengan memberikan suara mereka akan mendapatkan gaji tambahan jutaan rupiah setiap bulannya. Sangat menguntungkan bagi yang masih duduk di bangku kuliah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here