Uncategorized

Sekitar 80 siswi diselamatkan setelah menduga serangan sekolah Boko Haram

Sekitar 80 siswi telah diselamatkan oleh Angkatan Darat Nigeria setelah diculik oleh tersangka penyerang Boko Haram yang menggerebek sekolah mereka di timur laut Nigeria pada hari Senin, seorang pejabat negara mengatakan.

Jumlah pasti anak perempuan akan dikonfirmasi pada hari Kamis saat sekolah tersebut akan dikunjungi untuk memeriksa nama-nama dari daftar siswa, kata Mohammed Alamin, komisaris Pendidikan untuk negara bagian Yobe.
Gadis-gadis itu diselamatkan di sebuah kota perbatasan antara Borno dan Yobe setelah militer mendapat tip, kata Alamin.
Setelah penyelamatan pada hari Rabu, anak-anak perempuan tersebut dibawa ke Pangkalan Angkatan Darat Geidam di Yobe dan menjalani pemeriksaan kesehatan.
Alamin tidak bisa memastikan apakah ada mayat yang ditemukan saat penyelamatan seperti yang dilaporkan oleh media lain.
Pemerintah negara bagian Yobe juga memastikan bahwa gadis-gadis dari sekolah tersebut diselamatkan, namun tidak memberikan jumlah yang pasti.
Pemerintah mengatakan rincian lebih lanjut tentang jumlah anak perempuan dan kondisinya akan diberikan “tentu saja.”
Sebelumnya, ajudan gubernur tersebut mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa 50 siswa masih belum diketahui keberadaannya setelah serangan Boko Haram yang dicurigai di Sekolah Tinggi Ilmu Pengetahuan Ilmu Pemerintahan Putri pada Senin malam di Dapchi, Yobe.
Pernyataan tersebut juga mengatakan tidak jelas apakah para siswa diculik oleh militan.
“Pemerintah negara bagian Yobe belum memiliki informasi yang kredibel mengenai apakah ada anak sekolah yang disandera oleh para teroris,” kata Abdullahi Bego, seorang ajudan Gubernur Ibrahim Gaidam, dalam sebuah pernyataan.
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari juga memposting sebuah pernyataan di Twitter yang mengatakan bahwa dia “mengarahkan militer dan polisi untuk segera memobilisasi untuk memastikan bahwa semua gadis yang hilang dari Sekolah Menengah Pemerintahan Putri, Dapchi, ditemukan.”
Buhari kemudian tweeted, “Saya berbagi kesedihan dari semua orang tua dan penjaga gadis-gadis yang masih belum diketahui. Saya ingin meyakinkan mereka bahwa kita melakukan segalanya dengan kekuatan kita untuk memastikan kembalinya yang aman dari semua gadis.”
Komisaris Polisi Negara Bagian Yobe Abdulmaliki Sumonu pada awalnya mengatakan kepada CNN pada hari Selasa bahwa tidak ada satupun siswi yang diculik namun kemudian mengatakan bahwa pihak berwenang memerlukan lebih banyak waktu untuk memastikan jumlah siswa yang hilang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *