Uncategorized

Ratusan Wanita AS Pakai Jilbab Demi Protes ke Donald Trump

Beberapa warga Amerika Serikat menentang kebijakan Donald Trump terutama terkait kaum minoritas. Bahkan mereka melakukan demo ke pengusaha dan juga politikus itu. Seperti yang dilakukan perempuan AS pada pelantikan Trump.

2 jam setelah pelantikan Trump,  sekitar 200an orang konvoi di Allentown, mereka konvoi dengan jalan kaki untuk merayakan keragaman masyarakat di Amerika.

200 orang yang demo ini dilakukan oleh para wanita hanya sedikit pria yang turun ke jalanan. Perempuan rata’ menggunakan jilbab setelah dirancang oleh komunitas lintas agama. Mereka berkumpul di Resurrected Life Communitu Church, jalan Ninth dan Tuner kemudian berbaris sampai tengah kota. Hujam yang turun kala itu tidak mematahkan semangat mereka.

“Acara ini memang mengarah untuk pemilum yang ‘memusuhi’ kaum perempuan dan minoritas lebih lagi untuk yang muslim Amerika, warga Latin, imigran, dan Yahudi,” kata Jude Laure Denis, Direktur Eksekutif.

Dalam demo ini, ada sebagian beberapa orang yang membawa poster wanita mengenakan jilbab bergambar lambang negara Amerika atau lebih tepatnya menggunakan bendera Amerika, ada juga yang menggunakan selendang yang dijadikan jilbab. Meraka juga membawa poster yang dituliskan kata
‘Love Wins! Hijab Solidarity Day’ dan ‘Rise Up! Hijab Solidarity Day’.

Dalam demo ini diikuti oleh para pemuka agama, siswa, pekerja buruh, hingga komunitas di Pnnsylvana.

Perkumpulan ini bertujuan untuk mengencam pernyataan Trump khususnya mengenai pelarangan umat islam memasuki AS hingga mengumpulkan imigran untuk dideportasi. Gerakan ini juga bermaksud untuk membuat program pisitif dalam membangun hubungan di antara masyarakat AS yang sangat beragam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *