Uncategorized

Pengacara Ahok: Saksi dari Kepulauan Seribu Ringankan Ahok

Hukum terdakwa kasus dugaan penistaan agama Ahok, Ronny Talapessy memberitahukan bahwa saksi yang di berikan oleh Yuli Hardi seorang Lurah Pulau Panggang dalam Kepulauan Seribu, malah meringankan Ahok. Seharusnya saksi yang dipanggil oleh Jaksa ini memberatkan sidang ahok.

Lurah Pulau Panggang ini adalah salah satu saksi yang melihat pidato Ahok di Pulau Pramuka, yang mengutip surat Al Maidah ayat 51.

” Kesaksian Lurah Pulau Panggang
ini mala meringankan sidang Ahok hingga selesai, beliau mengatakan tidak keberatan dan tidak ada masalah selama pak Ahok berpidato,” kata Ronny di Gedung Auditorium Kementrian Pertanian (Kementan).

Selama bersaksi pun, menurut Ronny, sudah dipastikan bahwa 99% warga wilayah lurah ini beragama muslim. Jika memang umat muslim merasa pidato Ahok ini meninsta agama, pasti warga wilayahnya pasti akan melaporkan Ahok.

“Dia berkata tidak ada, malahan disambut dengan baik, selesai dong Pak Ahok memang tidak menista agama,”

Kesimpulan Ronny, masyarakat di Pulau Panggang tidak memasalahkan isi dari pidato yang kasus masalahnya soal menista agama hingga saat ini.

” Hingga sekarang pun tidak ada 1 warga pun dari Kepulauan Seribu yang melapor soal pidato Pak Ahok,” katanya.

Lurah Pulau Panggang ini dalam kesaksiannya juga sempat mengatakan tidak begitu fokus mendengar dan melihat pidato Ahok saat melakukan kunjungan ke Pulau Pramuka, September 2016.

” Saat pidato berlangsung sayang tidak begitu fokus mendengar dan melihat pidatonya karena saya fokus ke kondisi di wilayah saya,” ucap Yuli.

Yuli mengatakan, saat kejadian ia ada di lokasi bersama warga lain. Ia baru mengetahui kasus dugaan penistaan agama ini di siaran berita di telivis.

“Setelah waktu itu melihat di tv, saya sudah ingat,” ujarnya.

Yuli tak pantas melaporkan isi pidato Ahok ke kepolisian. Menurutnya, karena dia seorang lurah ia tak memiliki kuasa untuk mengomentari pernyataan Ahok sebagai atasannya. ia hanya cukup menjadi saksi oleh pihak kepolisian saja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *