Uncategorized

OJK: Ada 80 Perusahaan Investasi Bodong ‎Berkeliaran di RI

Jakarta – OJK atau Otoritas Jasa Keuangan mengucapkan, Investasi tanpa izin menyebar di Indonesia dengan 80 perusahaan yang sudah jelas. Ketika menerima 801 informasi dan pertanyaan yang dari 2013-2016 OJK telah menetapkan data tersebut.

Anggota Dean Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S, bicara tentang sejak ada nya operasi layanan Financial Customer Care ini pada 2013-2016, telah ada 801 informasi dan pertanyaan dari warga tentang 484 perushaan yang dikira melakukan kegiatan investasi bodong.

” 484 perusahaan dikira melakukan kegiatan investasi yang tidak jelas latar belakangnya dan tidak diawasi OJK,” kata dia ketika Koferensi Pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta hari Jumat 20-1-2017

484 perushaan ini, Titu beitu panggilan akrabnya menabahkan, ada 217 yang perusahaannya dapat ditindaklanjuti

melalui monitoring dan pengamatan lapangan secara bertahap.

” Sedangkan sisanya ini perushaan, sangat tidak jelas contohnya lokasi dan tempatnya tidak ada. Jadi tidak bisa kita lanjuti karna kurangnya informasi,” sambungnya.

Seterusnya, kata Titu, 217 perusahaan entitas ini, sudah dipastikan ada 80-nya yang menghimpun dana atau  invetasi bodong tanpa ada nya izin yang jelas.

” 80 perusahaan ini yang benar-benar tidak jelas izinnya. Daftar perusahaan tersebut sudah kami upload ke website kami jadi warga sekalian bisa melihatnya agar bisa mencegah kerugian investor.” jelasnya

80 perushaan ini sudah meningkat sejak adanya peresemian portal pada bulan Agustus jumlahnya ada 42 perusahaan investasi yang ilegal. ” Setiap bulan bertambah Minimal,” Titu menjelaskan

‘Titu telah melakukan berbagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat dengan praktik maupun karakteristik investasi khususnya yang tidak mempunyai penjelasan legalitas dengan melakukan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pemberian infomasi melalui Iklan Layanan Masyarakat secara masif, konsisten dan terprogram.

” Selama 2016 ini, kami sudah melakukan 48 kegiatan edukasi di 26 daerah yang sering terjadinya investasi ilegal,” kata dia.

Sebagai langkah pencegahan dan p
enindakan investasi bodong ini, Orientas Jasa Keuangan ini membutuk sebuah kelompok untuk menindak lanjuti masalah ini. Satuan Tugas Waspada Investasi di daerah sebagai tindak lanjut pembetukan Satgas ini untuk di kantor pusat Orientas Jasa Keuangan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *