Dunia

Militer Turki Memasuki Provinsi Syria Setelah beberapa hari melakukan serangan udara

Onberita.com – Turki meluncurkan operasi darat melintasi perbatasan ke utara Suriah pada hari Minggu, dalam sebuah langkah yang kemungkinan akan meningkatkan ketegangan dengan Amerika Serikat.

Pejabat Turki mengatakan tentara memasuki wilayah Afrin sehari setelah jet Turki menembaki sasaran di sana dalam upaya untuk menggerakkan milisi Kurdi yang sekutu AS dari daerah tersebut. “Operasi Olive Branch terus berjalan sesuai rencana dan operasi darat telah dimulai,” kata angkatan bersenjata Turki dalam sebuah pernyataan.

Operasi darat tersebut dilakukan beberapa jam setelah jet-jet Turki menargetkan milisi YPG Syrian-Kurdistan yang didukung AS di daerah tersebut, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 13 lainnya, menurut Komando Pasukan Umum Demokrat Suriah. Serangan militer kemungkinan akan meningkatkan ketegangan antara Turki dan Amerika Serikat, yang mendukung dan secara terbuka mempersenjatai milisi Kurdi melawan ISIS. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan operasi tersebut akan selesai “dalam waktu yang sangat singkat,” dalam sebuah pidato publik hari Minggu di kota Bursa, menurut kantor berita yang dikelola negara Turki Anadolu.

Operasi darat terjadi saat rudal YPG yang dipecat dari Suriah menabrak kota kota Reyhanli, Turki, Minggu, menurut Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag. Satu warga Suriah tewas dan 32 lainnya cedera dalam serangan tersebut, kata walikota di NTV.Presiden Suriah Bashar al-Assad mencela apa yang dia sebut “agresi brutal Turki di kota Afrin di Afrin,” menurut Kantor Berita Arab Suriah (SANA) yang dikelola negara. Sebelumnya pada hari roket yang ditembakkan dari Suriah juga menabrak kota perbatasan Kilis, Turki, menurut Anadolu. Satu orang terluka dan bangunan rusak akibat serangan tersebut, kata gubernur daerah, Mehmet Tekinarslan.

Tidak segera jelas siapa yang menembakkan roket tersebut, meskipun mereka mengikuti serangan udara Turki di daerah-daerah yang berada di bawah kendali Unit Perlindungan Rakyat, yang juga dikenal sebagai YPG.

Turki mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan apa yang dijuluki Operation Olive Branch pada hari Sabtu untuk menargetkan “organisasi teroris” termasuk pasukan YPG. Angkatan Udara Turki telah menghancurkan 45 sasaran, termasuk barak, tempat persembunyian, depot senjata dan posisi senjata dalam serangan di wilayah Afrin, Suriah utara, kata angkatan bersenjata tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Turki telah lama memperjuangkan kerusuhan Kurdi di bagian tenggara negara tersebut. Ini bertekad untuk mencegah pembentukan sebuah negara Kurdi melintasi perbatasan di Suriah dan telah menggunakan kekuatan militer di masa lalu melawan Kurdi dan ISIS di bagian utara negara tetangga.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *