Uncategorized

MARAKNYA MIRAS OPLOSAN

Onberita – Polresta bagian Padang melakukan razia terhadap minuman keras yang marak beredar di Kota Padang, yakni Sumatera Barat. Razia tersebut dilakukan agar mengantisipasi peredaran miras oplosan baru-baru ini terjadi di Indonesia hingga memakan puluhan korban jiwa.

Informasi yang dihimpun dari awak media, razia yang dilakukan satuan Sabhara Polresta Padang. Yang pertama menyisir di Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah. Di kawasan itu, petugas memeriksa salah satu toko yang menyediakan serta menjual miras secara bebas.

Dan hasilnya petugas berhasil mengamankan sebanyak 127 botol miras dari berbagai merek. Selanjutnya, keseluruhan botol miras dibawa petugas ke mobil dalmas untuk penyitaan.

Masih di kawasan Kecamatan Koto Tangah tepatnya di simpang Pasir Putih, petugas kembali menyita lebih kurang 64 botol miras. Sedangkan di wilayah Alai, Kecamatan Padang Utara, 44 botol miras juga berhasil diamankan.

Selanjutnya, di Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) didapati satu kardus atau lebih kurang 17 botol miras. Sementara di simpang Haru, Kecamatan Padang Timur sebanyak 53 botol.

MARAKNYA MIRAS OPLOSAN

Waka Polresta Padang, AKBP Kobul Syahrin Ritonga, mengatakan razia terhadap miras itu dilakukan sesuai instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Mlalui Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal agar memimalisir peredaran miras. Hal itu disebabkan karena adanya korban yang telah meninggal dunia di daerah Jawa Barat akibat miras oplosan.

“Ratusan botol miras tersebut kita sita dari enam tempat berbeda di Kota Padang. Selain itu satuan Shabara juga menyita sebanyak 20 jerigen tuak yang juga diduga oplosan,” katanya.

Dijelaskannya, untuk proses selanjutnya pemilik toko miras akan dimintai keterangan dan nanti akan memproses sesuai peraturan daerah. Namun, jika terbukti miras tersebut oplosan pihaknya akan memproses sesuai undang-undang yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *