Berita Berita NEWS Dunia

KPK “Pengembalian Jam tangan Tak akan mengurangi / Menghilangkan Tindak Pidana ! “

OnBerita – Seperti yang kita ketahui , Kasus Korupsi E-KTP yang melibatkan Andi Agustinus atau biasanya di sebut Andi Narogong mengaku pernah membelikan jam tangan mewah , hasil patungan bersama Johannes Marliem, Sekitar kurang lebih 1,3 Milliar kepada Setya Novanto , Sebagai ucapan Terimakasih atas bantuannya mengurus Anggaran di DPR, akan tetapi Jam tangan tersebut di kembalikan oleh Setya Paska Kasus Korupsi Proyek Sebesar RP 5,9 Triliun itu terbongkar ke Publik.

Wakil KPK Saut Situmorang mengatakan tindakan setya novanto itu tidak akan mengurangi Tindak unsur pidana. “Itu sama saja dengan mengembalikan, tetapi mengembalikan bukan berarti persoalan itu akan selesai “

Fakta adanya jam tangan mewah ke setya novanto itu terungkap saat persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa Andi. tak lama setelah itu , jam tangan mewah itu pun di kembalikan oleh Setya Novanto Mantan ketua umum Partai Golkar.

“Pada saat saya sebelum ditangkap, awal 2017 dikembalikan karena ada ribut-ribut e-KTP,” Ucap Andi

Andi juga menyebutkan , enggan memberikan jam tangan mewah untuk Setya Novanto jika tidak ada proyek E-KTP. “Seandainya tidak ada proyek E-KTP, Apakah anda mau membelikan Setya Novanto Jam tangan Semahal itu ? “Ucap Ketua Majelis Hakim.

Andi Pun menjawab Dengan satu Tarikan Nafas “Tidak yang Mulia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *