Dunia

KPAI jelaskan satu anak korban pembunuhan ditemukan tak pakai baju

Polisi masih memburu pelaku pembunuhan terhadap enam orang di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Bersama lima orang selamat, para korban disekap dalam toilet berukuran 1,5 meter X 1,5 meter.

Hasil penyelidikan para korban menghembuskan nafas terakhir karena kehabisan oksigen. Polisi memastikan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan.

Salah seorang korban Diona Arika Andra Putri yang merupakan anak Dodi Triono saat ditemukan sudah tidak mengenakan pakaian. Komisioner Komisi Perlindungan Anak (KPAI) Erlinda menilai hal itu dilakukan untuk mengurangi hawa panas dalam kamar mandi.

“Yang pasti kan begini, di dalam ruangan itu sangat-sangat sempit ditambah lagi ruangannya tidak ada ventilasi. Ruangan itu jadi panas jadi memang mereka-mereka itu juga kondisi sangat panik, mereka melakukan apa yang bisa membantu menghilangkan rasa panas, mungkin bisa saja baju terlepas karena saking panasnya,” jelas Erlinda, Rabu (28/12).

Dia juga menegaskan tidak kekerasan seksual dialami para korban. “Ya enggak ada pelecehan seksual. Kami melihat sampai dua hari ini, tidak ada penganiyaan atau pelecehan seksual, jika memang ditemukan bukti lain kita akan serahkan ke kepolisian untuk menggali lebih jauh,” jelasnya.

Erlinda juga sudah mendengar keterangan dari Zanette Kalila Azaria (13), salah seorang anak Dodi yang selamat. Anet sapaan Zanette mengungkapkan sikap tiga orang pelaku saat beraksi.

“Anet memang mengatakan tidak ada penganiayaan tapi lebih kepada ancaman atau intimidasi,” tandasnya.

Seperti diketahui, perampokan sadis itu menewaskan enam orang. Adapun identitas korban perampokan tersebut yakni, Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9) anak ketiga dari Dodi, Amel teman anak korban, Yanto sopir, dan Tasrok (40) sopir.

Korban selamat yakni, Emi, Zanette Kalila Azaria, Santi, Fitriani, dan Windy (23). Para korban masih dalam perawatan intensif karena mengalami trauma berat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *