Uncategorized

Google Doodle Kali Ini Memperlihatkan Figur Cassini

OnBerita  – 20 Tahun berlalu sejak diluncurkan, pesawat luar angkasa Cassani mengitari Saturnus, planet bercincin di tata surya, untuk terakhir kalinya.

Wahana milik NASA itu sudah mengorbit Saturnus selama satu dekade lebih, tepatnya sejak 2004. Cassini telah mengumpulkan banyak informasi tentang planet terbesar kedua di tata surya tersebut.

Setelah semua yang dilakukannya, pesawat luar angasa Cassini itu akhirnya memanfaatkan dorongan gravitasi satelit Saturnus bernama Titan, Sabtu 22 April 2017 pagi WIB untuk membuat rute baru. Upaya terbaru Cassini itu memberi ilmuwan citra pertama lautan titan, pila cuaca, dan bukit pasir yang bergelombang. Cassini terbang sekitar 979 kilometer diatas Titan dengan kecepatan relatif 21.000 kilometer per jam.

Cassini lantas melesat menjelajahi ruang diantara atmosfer Saturnus yng dipenuhi hidrogen- helium dan cincinnya yang terkenal itu. Reuters melaporkan, Cassini akan memasuki ruang yang belum terjamah untuk pertama kalinya dalam sejarah, Rabu 26 April 2017 ini. Akan ada 22 upaya percobaan penjelajahan di area itu.

Untuk merayakan momen itu, mesin pencari Google pun memasang Google doodle berupa animasi. Dalam google doodle kali ini diperlihatkan figur Cassini yang memotret ke berbagai penjuru saat melewati Saturnus yang tersenyum kepadanya.

Titik putih kecil di tengah bukanlah noda di layar anda. Itu adalah bumi yang difoto oleh pesawat luar angkasa Cassini di antara Cincin Saturnus /NASA.

Salah satu tujuannyaa adalah mengambil informasi tentang komposisi atmosfer dan mempelajari materi batuan di planet tersebut. Pesawat Luar Angkasa Cassini juga akan merekam data kandungan es dan material lainnya di cincin saturnus.

“Eksporasi yang dilakukan Casisni di Titan telah berlalu. Jumlah data yang dikumpulkannya akan menjadi sumber pengetahuan yang kaya untuk digunakan ilmuwan selama puluhan tahun ke depan, “ujar Linda Spilker, Ilmuwan yang terlibat dalma proyek Cassini di Jet Propulsion Laboratory, Pasadena, California, Amerika serikat seperti dilaporkan spaceflightnow.com

Setelah itu, Cassini akan mengakhiri riwayatnya. NASA menghancurkan wahananya itu bukan tanpa alasan. Cassini dihancurkan dengan cara dijatuhkan ke atmosfer Saturnus agar mikroba dari bumi yang terbawa pesawat itu tidak mencemrai satelit satelit Saturnus. Rencanany, NASA pada masa mendatang, akan kembali meluncurkan wahana guna mempelajari satelit satelit alami itu.

Cassini adalah wahana yang dirancang khusus untuk mempelajari Saturnus dan satelit alaminya. Cassini diambil dari nama astronom Italia-PRancis Giovanni Domenico Cassini.

Wahana itu diluncurkan pada 15 oktober 1997 lalu dan memasuki orbit Saturnus pada tanggal 1 Juli 2004. Pada 25 Desember 2004, satelit Huygens yang sebelumnya menempel dengan Cassini berpisah dan mendarat di Titan pada 14 Januari 2005. Huygens lalu mengirim informasi tentang Titan kepada ilmuwan untuk dipelajari .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *