Uncategorized

Dua tewas setelah kecelakaan pesawat militer Rusia di Mediterania

Sebuah pesawat militer Rusia jatuh di Laut Mediterania di lepas pantai Suriah, menewaskan kedua pilot, media pemerintah mengatakan Kamis.

Pesawat mungkin telah dipengaruhi oleh seekor burung yang terbang ke mesinnya, kantor berita RIA-Novosti melaporkan, mengutip pernyataan dari kementerian pertahanan,
Pesawat itu memperoleh ketinggian setelah lepas landas dari pangkalan udara Hmeimim di Suriah sebelum jatuh, kata kementerian itu.
Para saksi mata melaporkan melihat jet militer Rusia jatuh di perairan di lepas pantai kota Jableh, menurut Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia.
Hmeimim, yang dekat Latakia, sekitar 241 kilometer (150 mil) utara Damaskus, adalah pangkalan udara terbesar Rusia di Suriah.

Pada bulan Maret, 39 orang, termasuk personil militer, tewas ketika sebuah pesawat angkut Rusia jatuh saat mencoba mendarat di Hmeimin, lapor media pemerintah Rusia.
Semua 33 penumpang dan enam awak tewas dalam kecelakaan itu, RIA-Novosti melaporkan, mengutip Kementerian Pertahanan.
Pada bulan Desember 2016, sebuah pesawat Tupolev Tu-154 jatuh setelah lepas landas dari bandara Adler di dekat kota Sochi di Laut Hitam, menewaskan 84 penumpang dan delapan anggota awak. Pesawat itu membawa lebih dari 60 anggota Alexandrov Ensemble, tarian resmi dan perusahaan paduan suara tentara Rusia, dalam perjalanannya ke Suriah untuk memberikan pertunjukan liburan bagi pasukan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *