Budaya Dunia

Bongkar Pengiriman KTP Palsu dari Kamboja, Ini Penjelasan Bea Cukai

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Heru Pambudi, di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Selasa (20/12/2016).

ONBerita.com — Bea Cukai Soekarno-Hatta menggagalkan pengiriman paket asal Kamboja yang di dalamnya berisi puluhan kartu tanda penduduk (KTP) palsu pada Jumat pekan lalu.

Menurut Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, penemuan paket berisi KTP palsu itu merupakan hasil pemeriksaan rutin atas barang-barang yang dikirim melalui perusahaan jasa pengiriman.

“Pada Jumat tanggal 3 Februari 2017 didapati pengiriman barang melalui Fedex berupa 36 lembar KTP,” ujar Heru dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (9/2/2017). Selain KTP, kata Heru, ada pula 32 kartu nomor pokok wajib pajak (NPWP), satu buku tabungan, dan satu kartu ATM.

Barang-barang tesebut ada di dalam satu paket yang sama asal Kamboja. Heru mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan Bea Cukai atas dokumen ataupun fisik barang merupakan langkah yang kerap dilakukan. Pemeriksaan pun melibatkan petugas Fedex, perusahaan jasa pengiriman. “Jadi, ini sebenarnya kegiatan rutin,” ucap Heru.

Hingga kini, Bea Cukai masih melakukan pendalaman terkait motif pengiriman paket yang berisi KTP palsu, kartu NPWP, hingga kartu ATM tersebut. Direktorat Jenderal Pajak, Kepolisian, dan Kementerian Dalam Negeri pun dilibatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *