Berita Dunia

Arsenal Nyaris Kalah di Emirates

Arsenal nyaris menelan kekalahan. Namun tiga gol yang dicetak hanya dalam waktu lima menit di babak kedua mampu menyelamatkan tim ketika tampil dikandang sendiri, Stadion Emirates, London, Sabtu (23/12) dini hari indonesia.

Pertandingan sangat menarik yang ditandai dengan enam gol antara Arsenal dan Liverpool itu terjadi di lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke – 19. Laga menarik itu berakhir imbang 3 – 3.

Liverpool sempat unggul satu gol di babak pertama melalui Philippe Coutinho di menit ke – 26. The Reds bahkan kembali unggul di menit ke – 52 melalui aksi penyerang asal Mesir, Mohamed Salah. Tetapi The Gunners mampu bangkit dan balik unggul dengan mencetak tiga gol hanya dalam waktu kurang dari lima menit, masing-masing melalui Alexis Sanchez (53′), granit Xhaka (56′) dan Mesut Ozil (58′).

Beruntung bagi Liverpool memiliki penyerang asal Brasil Roberto Firmino yang mampu menyamakan skor dengan golnya di menit ke – 71.

Hasil imbang ini membawa Liverpool tetap berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan perolehan 35 poin dan masih tertinggal 17 angka dari pemuncak klasemen, Manchester City. Sementara Arsenal berada di urutan kelima dan tertinggal satu angka dari Liverpool.

Juergen Klop, Pelatih Liverpool, mengaku heran dengan Liverpool yang sempat memimpin 2 – 0, namun berakhir imbang. “Sulit menjelaskan pertandingan ini. Kami seharusnya bisa dapat tiga, empat, bahkan lima gol. Tapi ini terasa sangat aneh,” kata Klopp.

Meski kecewa, tambahan satu poin di Arsenal cukup bagi Liverpool. Klopp mengatakan, anak-anak asuhnya membuat sejumlah kesalahan di masing-masing babak. Sepeti yang dilakukan penjaga gawang Simon Mignolet.

peluang yang sebenarnya bisa menjadi gol pun juga tidak berbuah manis untuk Coutinho cs saat bermain tandang di London kemarin. “Seharusnya kami bisa menang 6 – 3. Kami tidak bisa memanfaatkan semua peluang karena Arsenal tidak berada dalam permainan terbaik, selain di sepuluh menit terakhir laga,” ujarnya.

Pelatih asal Jerman tersebut menyesalkan pasukannya melakukan banyak kesalahan individu. “Itu tidak bagus. Tugas saya memikirkan performa tim untuk memenangi laga.” kata Klopp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *