Budaya Dunia

Antar Istri Berobat, Sandi Minta Ijin ke Anies

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menggelar jumpa pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Rabu (15/2/2017). Anies Rasyid Baswedan menegaskan tidak ingin takabur dengan hasil hitung cepat sementara yang mengunggulkan pasangan calon nomor urut tiga tersebut.

ONBerita.com – Pengobatan sang istri, Nur Asia yang diperkirakan bakal menghabiskan waktu hingga tiga hari lamanya, membuat Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno meminta ijin kepada pasangannya, Anies Rasyid Baswedan untuk absen dalam Pilkada DKI Jakarta selama tiga hari.

Permintaannya tersebut disampaikannya kepada Anies saat mengunjungi pengajian bersama anak yatim di kediaman Raffi Ahmad, Green Andara Residence, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/2) kemarin.

Selain meminta ijin, dirinya pun memohon doa kepada Anies serta warga agar proses pengobatan penyakit yang diidap sang istri dapat berjalan lancar, sehingga dirinya maupun sang istri dapat kembali pulang ke Jakarta.

“Saya sudah minta ijin sama mas Anies, saya absen tiga hari untuk ke antar istri. Mas Anies sudah mengiyakan dan akan mengawal Pilkada DKI ini sampai saya pulang,” ungkap Sandi sebelum berangkat.

Anies yang mendengar permintaan sahabatnya itu katanya segera mengiyakan dan mengajak seluruh jemaah yang hadir dalam acara pengajian untuk mendoakan kesehatan Nur Asia.

Seperti diketahui sebelumnya, rehat Pilkada DKI Jakarta, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno kembali melakukan perjalanan ke luar negeri bersama sang istri, Nur Asia. Berbeda dengan kepergiannya sebelum hari pencoblosan, yakni menunaikan ibadah umroh di Arab Saudi, Sandi bersama istri pergi menuju Tokyo, Jepang.

Bukan dalam rangka liburan ataupun nazar seperti yang dilakukannya bersama sang istri sebelumnya, kepergiannya untuk memeriksa kesehatan sang istri. Keduanya pun bertolak dengan pesawat komersil di Bandara Soekarno-Hatta dengan jadwal penerbangan pada Minggu (19/2) dini hari.

Sebelum berangkat, Sandi mengaku tidak memiliki persiapan khusus pada misi keberangkatan. Dirinya hanya mempersiapkan sejumlah berkas berisi rekam medis sang istri, sejumlah pakaian serta meminta ijin dan doa kepada keluarganya.

“Persiapannya nggak ada sih, tapi memang ini (perjalanan) udah agak tertunda, karena hasil dari diagnosa ada benjolan di (kelenjar) tiroid istri saya. Disarankan untuk diadakan tindakan (operasi), tapi kita ingin itu sebagai opsi (pilihan) terakhir,” ungkapnya sebelum berangkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *