37 Tahun Setelah Penembakan John Lennon

0
9

Pada hari ini, 8 Desember 1980, John Lennon ditembak mati oleh penggemar gila di New York City.

Lennon memasuki gedung apartemennya di Manhattan saat dia ditembak dari jarak dekat oleh Mark David Chapman. Pada tahun 1981, Chapman mengaku bersalah atas pembunuhan tersebut, mengklaim bahwa dia diinstruksikan oleh Tuhan untuk membunuh musisi berusia 40 tahun itu. Psikiater menganggap Chapman sebagai psikotik.

Kini, 37 tahun setelah kematiannya, penggemar di seluruh dunia merayakan kehidupan dan karya penyanyi, penulis lagu dan pentolan legendaris Beatles.
Lennon awalnya menjadi terkenal dengan lagu hit yang dia catat di tahun 1960an bersama The Beatles, yang membantu membentuk band ini menjadi kelompok rock and roll paling populer di abad ke-20. Lennon adalah dalang di balik hits seperti “All You Need is Love,” “Revolution,” “Help!” “Strawberry Fields Forever,” dan “Across the Universe.”

Pada tahun 1970, Lennon meninggalkan the Beatles dan memulai karir solonya. Pada dekade berikutnya, Lennon akan merilis lagu-lagu protes yang kuat dan menjadi ikon gerakan anti-perang. Salah satu lagu Lennon yang paling populer adalah hit 1971 “Imagine,” meminta pendengar untuk membayangkan sebuah dunia yang damai.

Di Strawberry Fields, peringatan John Lennon di New York City, penggemar meninggalkan bunga, foto dan berkumpul untuk memberi penghargaan dengan menyanyikan lagu favorit mereka.
Di Tokyo, Tower Records membuka sebuah pameran pada hari Jumat untuk menghormati John Lennon dan istrinya kelahiran Tokyo Yoko Ono. Pameran tersebut mengenang “Bed-In for Peace” pasangan ini, sebuah demonstrasi anti-perang 1969 yang dilakukan pasangan tersebut pada bulan madu mereka.

John Lennon akan berusia 77 tahun jika dia masih hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here